Mengapa berinvestasi jangka panjang di reksa dana?

Investasi dapat dilakukan untuk jangka pendek maupun jangka panjang. Dengan demikian, setiap reksa dana yang Anda pilih sebaiknya dilihat dari jangka waktu tersebut.

Contoh: Untuk reksa dana pasar uang bisa dilakukan dalam jangka waktu pendek misalnya hanya 1 tahun, karena sesuai karakteristik reksa dana tersebut dimana aset alokasinya 100% pada instrumen pasar uang, seperti deposito ataupun obligasi yang di bawah 1 tahun.

Namun misalnya untuk reksa dana saham yang memiliki alokasi aset minimum 80% pada efek saham dan tingkat fluktuasi harganya tinggi sebaiknya digunakan untuk jangka panjang. Mengapa? 

Memaksimalkan efek compounding (bunga berbunga)

  • Banyak investor yang cenderung memilih investasi jangka panjang karena nyatanya manfaat efek compounding dapat memberikan hasil investasi yang maksimal.

Meminimalisir potensi risiko

  • Investasi jangka pendek sebenarnya rentan terhadap risiko dari fluktuasi harga. Investasi jangka panjang akan meminimalisir risiko  ini.

Memenuhi kebutuhan jangka panjang

  • Beberapa kebutuhan jangka panjang seperti pensiun dan pendidikan anak dapat dipenuhi dengan imbal hasil investasi jangka panjang sebab hal ini memerlukan biaya yang tidak sedikit dan harus mulai ditabung dari jauh-jauh hari. Investasi di reksa dana membuat Anda menjadi lebih disiplin karena tabungan jangka panjang ini tidak tercampur dengan dana sehari-hari.