Mengapa Berinvestasi di Reksa Dana?

Reksa dana menjadi pilihan investasi yang aman karena prosesnya transparan dan teraudit dengan baik serta diregulasi oleh OJK dibandingkan dengan instrumen lainnya. Dengan demikian, semua proses yang ada di dalam reksa dana terbebas dari kecurangan dan penipuan. 

Penghitungan harga yang jelas dan adil

Harga yang investor bayar untuk berinvestasi (Nilai Aktiva Bersih / NAB) bukan dihitung oleh Manajer Investasi, melainkan oleh Bank Kustodian yang menampung dana investor. Dengan demikian, investor tidak perlu khawatir membayar dengan harga yang dibesar-besarkan. Penghitungan dilakukan dengan rumus yang sudah standar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Banyak variasi profil risiko

Investasi di reksa dana memiliki beragam variasi yang sesuai untuk berbagai profil risiko. Misalnya untuk investor pemula dapat berinvestasi dengan reksa dana pasar uang yang cenderung stabil, sementara untuk investor berpengalaman dapat berinvestasi di reksa dana saham yang lebih agresif dengan risiko tinggi.

Likuiditas tinggi

Berbeda dengan berinvestasi dengan komoditas seperti emas ataupun properti, berinvestasi di reksa dana dapat dicairkan kapan saja tanpa harus menunggu negosiasi harga pembeli.

Menjaga stabilitas perekonomian Indonesia

Berinvestasi di reksa dana juga berarti bersama-sama menjaga stabilitas perekonomian Indonesia. Yang terjadi pada saat ini, jika terjadi suatu kepanikan di luar, misalnya di Amerika atau China, biasanya akan ikut membuat para investor asing panik dan menarik dananya dari pasar Indonesia sehingga membuat perekonomian Indonesia mudah goyah. Dengan demikian, ketika investor lokal semakin banyak, bursa Indonesia (yang selama ini cukup dipengaruhi oleh investor asing) tidak akan terlalu rapuh lagi.