Yield SUN 10 Tahun 7,25 Persen, Reksadana Pendapatan Tetap Ini Untung 9,6 Persen

 

Menguatnya harga SUN itu tercermin dari FR0078 yang merupakan obligasi 10 tahun yang dijadikan acuan

Bareksa.com - Harga obligasi rupiah pemerintah kembali menguat dengan melonjak drastis hari ini dan membuat yield wajar surat utang negara (SUN) tenor 10 tahun ke bawah level psikologis 7,25 persen.

Naiknya harga SUN seiring dengan optimisme di pasar Eropa dan Italia terkait dengan pemilihan Christine Lagarde sebagai Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) dan penghindaran konflik Italia dengan ECB. Pergerakan itu senada dengan apresiasi yang terjadi di pasar surat utang pemerintah negara lain. 

Data Bareksa menunjukkan menguatnya harga wajar SUN itu tercermin dari FR0078 yang merupakan obligasi 10 tahun yang dijadikan seri acuan (benchmark) yang sekaligus menurunkan tingkat imbal hasil (yield) wajarnya.  Pergerakan harga dan yield obligasi saling bertolak belakang di pasar sekunder.

Yield Obligasi 10 Tahun (%)

id_15623161251.png

Sumber : Bareksa.com

Berdasarkan data reksadana pendapatan tetap yang dijual Bareksa, reksadana Syailendra Fixed Income Fund berhasil mencatatkan kenaikan tertinggi secara year to date 2019 dibandingkan seluruh produk reksadana pendapatan tetap lain.

Reksadana pendapatan tetap yang dikelola oleh PT Syailendra Capital ini mencatatkan kenaikan 9,6 persen sejak awal tahun.

id_15623161252.png

Sumber : Bareksa.com

Hingga Mei 2019, reksadana ini memiliki dana kelolaan (asset under management/AUM) Rp82,15 miliar. Syailendra Fixed Income Fund bertujuan untuk memperoleh pendapatan investasi terutama dari efek-efek bersifat utang yang dipilih secara selektif.

Arah kebijakan investasinya yaitu :

  • Minimum 80 persen dan maksimum 100 persen pada efek bersifat utang
  • Minimum 0 persen dan maksimum 15 persen pada efek bersifat ekuitas
  • Minimum 0 persen dan maksimum 20 persen pada instrumen pasar uang

Melansir fund fact sheet per Mei 2019, beberapa saham lain yang terdapat dalam portofolio Syailendra Fixed Income Fund antara lain :

  • Surat Berharga Syariah Negara Seri PBS012
  • Obligasi Negara Th.2006 Seri FR0034
  • Obligasi Negara Republik Indonesia Seri FR0076
  • Obligasi Negara Republik Indonesia Seri FR0078
  • Obligasi Negara Republik Indonesia Seri FR0075

Sebagai informasi, Syailendra Fixed Income Fund dapat dibeli di Bareksa dengan minimal pembelian awal Rp100.000. Reksadana yang diluncurkan sejak 8 Desember 2011 ini bekerja sama dengan bank kustodian PT Bank Standart Chartered.