Investasi adalah sebuah aktivitas menyimpan atau menempatkan dana pada periode tertentu dengan harapan penyimpanan tersebut akan memberikan keuntungan atau peningkatan nilai investasi. Investasi erat kaitannya dengan bisnis, tetapi ada banyak investasi nonbisnis dengan tujuan untuk meningkatkan nilai aset yang dimiliki.
Memiliki tujuan yang pasti dalam memulai investasi turut mempengaruhi strategi yang akan digunakan. Oleh karena itu, mari kita simak apa saja tujuan tujuan investasi.
Apa Tujuan Investasi?
Motivasi dan profil investor sangat berpengaruh terhadap penentuan tujuan investasi. Jika memiliki tujuan yang tepat, seorang investor akan memiliki arah yang benar dalam menjalankan investasi. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, arti tujuan investasi secara umum adalah memperoleh keuntungan dan meningkatkan kekayaan.
Pada kenyataannya, tujuan berinvestasi semata-mata bukanlah hanya mencari untung. Menjaga nilai uang atau kekayaan dari inflasi juga merupakan salah satu tujuan dari investasi. Mendapatkan penghasilan tetap, mengembangkan usaha, serta memiliki jaminan dalam bisnis juga merupakan beberapa tujuan melakukan investasi. Jika investasi dijalankan dengan baik, kegiatan ini dapat menjadi langkah yang tepat untuk meminimalkan risiko yang mungkin terjadi dengan menurunnya kondisi keuangan Anda.
Tujuan Investasi Jangka Panjang
Investasi jangka panjang adalah penanaman modal dengan penantian lama untuk mendapatkan keuntungan. Biasanya membutuhkan waktu lebih dari tiga tahun sesuai dengan waktu yang telah disepakati. Berikut beberapa tujuan investasi jangka panjang yang perlu diketahui.
1. Persiapan Masa Pensiun
Banyak orang yang belum siap ketika memasuki masa pensiun dari pekerjaannya. Untuk menjadi kehidupan setelah pensiun, mulailah dengan berinvestasi sedini mungkin. Dengan begitu, Anda dapat mempersiapkan dana pensiun agar di masa tua nanti kebutuhan tetap akan terpenuhi.
2. Mengamankan kekayaan
Melalui investasi, Anda dapat meminimalisir penurunan aset yang mungkin terjadi akibat inflasi. Simpan kekayaan Anda dalam bentuk investasi, seperti investasi emas, obligasi, atau deposito.
3. Biaya Pendidikan Anak
Mempersiapkan biaya pendidikan sedini mungkin untuk mengenyam pendidikan terbaik dari jenjang TK sampai dengan universitas merupakan salah satu investasi jangka panjang yang banyak dilakukan. Biaya pendidikan memiliki nominal yang cukup besar dengan kenaikan hingga 10% per tahun. Melalui investasi, perkiraan biaya pendidikan yang besar dapat disiasati karena investasi dapat memberikan return mencapai 10% per tahun yang diperoleh dari kenaikan harga saham maupun dividen.
Tujuan Investasi Jangka Pendek
Salah satu tujuan melakukan investasi adalah memperoleh keuntungan dalam waktu singkat.
1. Mendapatkan Tambahan Dana Sehari-hari
Seorang investor akan mendapatkan keuntungan sesuai dengan perjanjian antara pihak pengelola saham. Umumnya bentuk return tersebut berupa kenaikan saham (capital gain) yang dapat dijadikan sebagai dana tambahan sehari-hari. Beberapa instrumen investasi yang dapat digunakan untuk mencapai tujuan dalam jangka waktu yang cukup singkat yaitu reksadana dan Peer to Peer (P2P) Lending.
2. Memanfaatkan Cash Flow
Investasi jangka pendek merupakan salah satu cara untuk memaksimalkan penggunaan laporan keuangan atau cash flow. Melalui laporan ini, Anda dapat menjaga kondisi keuangan dan pemasukan maupun pengeluaran dapat terkontrol dengan baik.
3. Melakukan Pencairan Sewaktu-waktu
Dengan jangka waktu berinvestasi yang cukup singkat, investor dapat mencairkan modalnya kapan saja. Saat Anda membutuhkan dana yang mendesak, modal atau keuntungan tersebut dapat Anda ambil dan gunakan tanpa terpotong biaya sanksi.
Manfaat Investasi
Selain tujuan investasi yang dijelaskan sebelumnya, investasi juga memiliki beberapa manfaat bagi Anda selaku investor.
1. Meningkatkan Aset
Investasi bisa bantu Anda meningkatkan aset di masa depan. Aset tersebut bisa berupa uang atau properti. Anda bisa mulai dengan investasi emas sekarang hingga mencapai jumlah tertentu dalam kurun waktu 7–8 tahun. Lalu, uangnya dibelikan properti untuk bisa menambah aset baru.
2. Memenuhi Kebutuhan di Masa Depan
Investasi di masa sekarang bertujuan untuk menunjang dan mendukung kebutuhan di masa mendatang. Akan ada kalanya, Anda sudah tidak memiliki pemasukan rutin bulanan lagi memasuki masa pensiun. Keuntungan investasi ini yang bisa dijadikan penopang biaya sehari-hari.
3. Gaya Hidup Hemat
Melalui investasi, seseorang akan mencoba gaya hidup hemat untuk tetap bisa menyisihkan uang bulanannya. Kebiasaan ini juga membuat Anda tidak tergiur untuk membeli hal-hal yang tidak sesuai dengan kebutuhan.
4. Menghindari Utang
Gaya hidup sederhana juga secara tidak langsung akan menghindarkan Anda dari utang. Orang yang memiliki komitmen investasi cenderung menghindari utang dan memilih hidup hemat untuk memperbaiki atau mempertahankan keadaan ekonomi yang sudah baik.
5. Mengatur keuangan dengan baik
Seharusnya, Anda mulai bisa membagi investasi ke dalam bentuk aktiva riil dan aktiva finansial. Investasi aktiva riil adalah investasi yang dilakukan dalam bentuk yang terlihat, seperti investasi emas, properti, tanah, logam mulia, dan lainnya. Di sisi lain, investasi aktiva finansial dilakukan dalam bentuk sekuritas. Contohnya saham dan deposito.
Tips Mencapai Tujuan Investasi
Melakukan investasi memiliki risiko sesuai dengan instrumen yang dipilih. Karena itu, Anda harus menentukan tujuan sebaik mungkin dalam merencanakan dan menentukan jenis investasi. Berikut adalah beberapa tips dalam mencapai tujuan berinvestasi sebaik mungkin.
1. Miliki tujuan dalam berinvestasi
Dengan memiliki tujuan, Anda dapat menentukan rencana ke depannya dengan jelas dan terarah. Hal ini bertujuan untuk menghindari pengeluaran yang berlebihan (impulsive buying).
2. Konsisten dalam menjalankan investasi
Memiliki komitmen untuk konsisten dalam melakukan investasi dapat dilakukan salah satunya dengan cara disiplin menambahkan modal dalam investasi. Lakukanlah investasi secara rutin biarpun nilainya kecil.
3. Melakukan evaluasi secara berkala
Hal penting untuk dipertimbangkan untuk mencapai tujuan investasi adalah mengevaluasi kembali kondisi finansial Anda secara berkala. Dengan begitu, Anda akan mengetahui apa saja yang harus dilakukan untuk meningkatkan keuntungan di masa mendatang.
Mengetahui tujuan dari melakukan investasi akan menyelaraskan rencana dan keadaan finansial Anda agar keputusan yang diambil pada kemudian hari akan lebih baik. Makin cepat Anda memulai investasi, semakin terjamin kesehatan finansial di masa depan.
Sumber:
https://www.ocbcnisp.com/en/article/2021/10/19/tujuan-investasi
https://www.cimbniaga.co.id/id/inspirasi/perencanaan/tujuan-investasi-yang-baik-seperti-apa