Apa saja keuntungan berinvestasi di reksa dana?

Seperti yang sudah kita ketahui, reksa dana adalah salah satu alternatif investasi yang cocok bagi investor yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi. Secara umum ada 7 kelebihan berinvestasi di Reksa Dana dibandingkan dengan instrumen lainnya.

  1. Diversifikasi

Keuntungan utama berinvestasi dalam reksa dana adalah diversifikasi aset. Sebagai contoh, seorang investor dapat membeli saham di sektor Keuangan dan kemudian membeli beberapa saham lain di sektor Agrikultur pada saat yang bersamaan. Hal ini akan membantu investor untuk mengurangi dampak fluktuasi pasar dan meminimalisir kerugian pada portofolio investasi. Keuntungan reksa dana lainnya adalah diversifikasi dan alokasi aset secara instan tanpa harus mengeluarkan biaya yang mahal.

Dana utang (debt fund) memungkinkan kamu untuk berinvestasi dalam instrumen utang seperti, instrumen pasar uang (money market instrument), dan surat obligasi pemerintah atau korporasi. Kemudian ada juga reksa dana seimbang (balanced fund) yang menawarkan eksposur ke ekuitas dan instrumen utang.

  1. Kemudahan membeli saham

Tidak sedikit investor yang tidak dapat membeli saham dengan uang yang mereka miliki terutama setelah dikurangi komisi. Namun, dengan reksa dana, investor dapat membeli saham dalam denominasi yang lebih kecil. Hal ini akan membantu investor melakukan investasi berkala melalui rencana investasi sistematis bulanan ketika mengambil keuntungan dari kegiatan Rupiah Cost Averaging (RCA). Maka itu, investor tidak perlu lagi menunggu sampai memiliki banyak uang untuk memiliki saham suatu perusahaan.

  1. Likuiditas

Keuntungan lain dari reksa dana adalah kemampuan untuk masuk dan keluar tanpa kesulitan. Investor dapat menjual reksa dana mereka dalam waktu singkat tanpa harus memikirkan perbedaan harga jual dan nilai pasar yang berlaku saat bertransaksi.

  1. Biaya yang terjangkau

Reksa dana memanfaatkan kekuatan kolektif untuk menurunkan biaya dan memaksimalkan profit. Misalnya, ketika Anda membeli satu buah apel, biayanya akan lebih rendah ketika selusin apel dibeli secara bersamaan. Ini juga terjadi dalam pembelian dan penjualan sekuritas. Dalam kegiatan jual-beli sekuritas, besar jumlah transaksi akan membantu mengurangi biaya transaksi.

  1. Keahlian profesional

Kegiatan investasi membutuhkan keterampilan finansial. Konsistensi dalam melakukan studi pasar pada berbagai macam industri dan perusahaan merupakan hal yang integral dalam berinvestasi. Untuk sukses dalam berinvestasi, Anda membutuhkan seorang profesional untuk mengelola uang portofolio Anda. Di Indonesia, para manajer investasi telah memperoleh sertifikat Wakil Manajer Investasi dan/atau sertifikat global yaitu Certified Financial Analyst (CFA) yang memberikan mereka pengetahuan tentang dunia investasi.

  1. Kemudahan proses

Jika Anda sudah memiliki rekening bank dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), Anda dapat segera mulai berinvestasi. Karena semua dana terintegrasi dengan baik dengan sistem, uang akan tiba di rekening bank Anda. Ini adalah keuntungan utama berinvestasi di reksa dana.

Anda harus mengisi formulir, melampirkan salinan NPWP dan menandatangani cek untuk mulai berinvestasi. Anda juga dapat berinvestasi melalui wadah online yang disediakan oleh partner investasi kami.

  1. Diatur dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Kegiatan investasi reksa dana di Indonesia diatur dengan baik oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hal ini memberikan kenyamanan bagi para investor untuk berinvestasi. Tingginya tingkat transparansi pada kegiatan reksa dana bertujuan untuk membantu para investor mengambil keputusan berdasarkan informasi yang akurat dan aktual.