Mengapa Investasi di Reksa Dana Daripada Membeli Langsung di Pasar Modal?

Berinvestasi di pasar modal memang relatif menguntungkan karena likuiditas tinggi dan regulasi yang jelas. Secara garis besar, investor bisa memilih untuk berinvestasi secara langsung ataupun dengan reksa dana. Lantas, apa keuntungan berinvestasi di reksa dana?

Berinvestasi di reksa dana relatif lebih terjangkau bagi pemula

Di reksa dana, kamu bisa mulai dari Rp10.000,- per sekali top-up, tidak perlu membeli 1 lot (100 lembar saham) yang menjadi minimum pembelian saham.

Mengurangi risiko salah beli bagi pemula 

Di reksa dana kamu hanya perlu membeli paket-paket investasi yang telah “diracik” oleh Fund Manager yang berpengalaman, dibanding harus memilih sendiri dari ratusan emiten yang ada di Indonesia. Paket ini disebut dengan Unit Penyertaan dan di dalamnya sudah berisi berbagai saham dan obligasi pilihan.

Lebih efisien untuk orang awam

Untuk memilih saham yang tepat, diperlukan analisis menyeluruh dari top down analysis ataupun bottom up analysis. Kedua analysis memerlukan pengamatan terus menerus dengan tim yang andal. Investor akan dapat banyak menghemat waktu dan tenaga.

Tidak dikenakan pajak

Di reksa dana, investor tidak dikenakan pajak karena pajak telah ditanggung oleh Manajer Investasi.